Blog SMS Perkasa: Baca Berita Industri Besi dan Baja Terkini

tag: analisa pasar besi

Analisa Pasar: Pasar Baja Turki Melemah

Harga Baja Turki 2019

Daftar Isi Marjin Baja Turki MelemahLemahnya Lira Memengaruhi Industri BajaPotensi Pasar Baja di Timur Tengah Marjin Baja Turki Melemah Pada bulan ini, produsen baja Turki harus berlapang dada melihat marjin mereka yang bergerak ke sumbu negatif. Padahal terhitung sejak kuartal akhir 2018, para produsen Turki telah berusaha menaikkan penawaran untuk melindungi marjin mereka. Memang terdapat

Menaksir Permintaan Baja Dunia di 2019 dan 2020

Permintaan Besi Baja Dunia

Apakah Anda merasa bahwa ekonomi akhir-akhir ini sedang lesu, khususnya dalam industri besi baja? Jika iya, wajar saja itu terjadi mengingat Indonesia sedang menghelat pesta demokrasi terbesar di tahun ini. Meski telah berlangsung semenjak sebulan lalu, hasil pilpres yang baru dirilis oleh KPU lah yang membuat topik ini semakin menarik. Itu berarti proyek-proyek pembangunan—yang sudah

Mengulik Lebih Dalam Permintaan Baja Global

Permintaan Baja Global, Distributor Besi SNI, Distributor Besi Surabaya

Di bulan April lalu, World Steel Association telah merilis perkiraan pertumbuhan permintaan baja di seluruh dunia untuk tahun 2019 dan 2020. Meski terdapat penurunan dan kenaikan dalam permintaan baja, namun angka 1,3% yang ditaksir sebagai kenaikan secara kumulatif adalah pertanda yang baik di saat kondisi ekonomi dunia sedang lesu. Beberapa pasar negara berkembang atau yang

Progresivitas Pasar Baja Asia Tenggara di H2 2019

Besi Impor Cina Banjiri Pasar Asia Tenggara

Konferensi yang diadakan oleh Asosiasi Worldsteel di bulan April lalu menyimpulkan bahwa meski kondisi ekonomi dunia sedang cukup rumit, namun pertumbuhan permintaan baja dunia ditaksir tetap positif. Di tahun 2019, pertumbuhan permintaan baja dunia diperkirakan akan naik menjadi 1,3% dan diharapkan lebih stabil di tahun berikutnya. Meski begitu, bukan berarti kondisi di tiap kawasan sama-sama

Hmmm, Impor Baja di Indonesia Masih Tinggi

Impor Baja di Indonesia Meningkat

Data yang dilansir oleh The South East Asia Iron and Steel Institute (SEAISI) menyatakan bahwa impor baja di Indonesia di tahun 2018 mencapai angka 7,6 juta ton. Besarnya angka ini juga menjadi bukti bahwa angka impor baja di Indonesia menempati urutan ketiga sebagai komoditas impor terbesar, dengan nilai 6,45% dari total keseluruhan impor sebesar 10,25

Silmy Karim Getol Menekan Kerugian Krakatau Steel

Kerugian Krakatau Steel

Himpitan industri baja nasional oleh produk-produk baja impor Cina yang membanjiri pasar Indonesia selama bertahun-tahun adalah pembahasan yang masih giat dibicarakan. Terbukanya informasi atas kerugian tahunan yang dialami oleh Krakatau Steel pun menjadi perbincangan yang tak kalah menarik. Bagaimana tidak? Perusahaan BUMN ini dinyatakan tidak mencetak keuntungan selama 7 tahun berturut-turut dari tahun 2012. Daftar

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Masuk Antidumping Cina

Stainless Steel Indonesia Kena Bea Masuk Antidumping Cina

Harapan yang jauh-jauh hari telah dilambungkan pemerintah untuk mengusung nama Indonesia sebagai produsen stainless steel terbesar keempat di dunia, kini sudah di depan mata. Di saat yang sama, upaya ekspor tersebut malah sedang terepresi karena stainless steel Indoneisa kena Tarif Bea Masuk Antidumping (BMAD) yang dikeluarkan oleh pemerintah Cina Selasa (23/7) kemarin. Daftar Isi RI

Rendahnya Pertumbuhan Industri Baja Global

Industri Baja Global Melemah

Meski dalam jangka pendek permintaan baja global akan terus tumbuh, tapi nyatanya Worldsteel mengkhawatirkan adanya pernurunan permintaan baja global pada jangka panjang. Industri baja global sedang menghadapi ketidakpastiaan yang luar biasa besar sekarang meski sesungguhnya kita semua mengharapkan sedikit perlambatan dalam pertumbuhan produksi baja global, kata Ketua Asosiasi Baja Dunia, Andre Gerdau Johanpeter. Kemerosotan dan

Stainless Steel Indonesia: Cina Berlakukan Anti-Dumping, EU Berlakukan Safeguard

Stainless Steel Indonesia

Per 23 Juli 2019 kemarin, pemerintah Cina secara resmi memberlakukan Tarif Bea Masuk Antidumping (BMAD) untuk produk stainless steel asal Indonesia. Alasannya, tentu karena telah ditemukan tindak kecurangan dalam transaksi impor-ekspor antara perusahaan stainless steel Cina dengan anak perusahaannya di Indonesia. Sehingga, harga stainless steel impor asal Indonesia tersebut anjlok dibawah harga pasar. Walhasil, perusahaan-perusahaan

India Gencarkan Ekspor ke Indonesia dan Vietnam

Ekspor India ke Indonesia dan Vietnam

Akhir tahun ini, India sedang gencar-gencarnya mengekspor produk slab mereka ke negara-negara Asia lainnya, diantaranya adalah Cina dan Indonesia. Salah satu pabrik India telah berhasil menjual 40.000 ton slab dengan kisaran harga $USD376/ton CFR ke Indonesia untuk pengiriman di bulan Desember. Sedangkan di Cina, mereka berhasil mengekspor dua kargo slab 20.000 ton seharga $USD370/ton CFR