Olahraga Padel | Analisa ROI dan Konstruksi

Olahraga Padel

Pernahkah Anda memperhatikan lonjakan jumlah “kandang kaca” yang tiba-tiba muncul di pusat-pusat gaya hidup seperti Jakarta Selatan, PIK 2, atau Canggu, Bali belakangan ini? Itu bukan sekadar tren sesaat, itu adalah olahraga padel, sebuah fenomena baru yang sedang mengguncang industri olahraga dan konstruksi di Indonesia.

Data terbaru tahun 2025 mencatat pertumbuhan klub padel sebesar 295% dengan lebih dari 1.580 lapangan baru dibangun dalam satu tahun terakhir. Ini bukan lagi sekadar hobi, melainkan peluang investasi properti dengan yield tinggi. Namun, bagi Anda baik itu kontraktor, pemilik lahan, atau procurement officer peluang ini datang dengan risiko teknis. Membangun lapangan padel tidak sesederhana mengecor lapangan futsal. Kesalahan memilih ketebalan besi atau mengabaikan standar galvanis dapat berakibat fatal: struktur berkarat dalam hitungan bulan atau kaca tempered seberat 180kg yang pecah menimpa pemain.

Artikel ini adalah panduan teknis dan strategis Anda. Kami membedah anatomi lapangan olahraga padel dari sudut pandang engineering, memastikan investasi Anda aman, tahan lama, dan sesuai standar internasional.

Mengapa Bisnis Olahraga Padel Booming di Indonesia?

Mengapa developer properti kini berlomba-lomba mengubah lahan kosong mereka menjadi lapangan padel? Jawabannya terletak pada Efisiensi Lahan.

Bayangkan Anda memiliki lahan seluas 800 meter persegi. Jika dibangun lapangan tenis, Anda hanya mendapatkan satu lapangan. Namun, dengan dimensi lapangan padel yang ringkas (20m x 10m), lahan yang sama bisa memuat hingga tiga lapangan!

Secara matematis, potensi pendapatan sewa naik tiga kali lipat. Ditambah lagi, padel dimainkan oleh 4 orang (ganda), yang berarti traffic pengunjung lebih ramai. Efisiensi inilah yang menjadikan olahraga padel solusi investasi paling logis untuk area urban dengan harga tanah tinggi.

Anatomi Struktur Spesifikasi Besi

Lapangan padel adalah struktur baja kaku (rigid) yang harus menahan beban angin dan hantaman tubuh pemain. Berikut spesifikasi material yang wajib Anda penuhi demi keselamatan.

1. Struktur Utama: Besi Hollow Galvanis (Kotak)

Tulang punggung lapangan padel adalah kolom baja. Berdasarkan standar konstruksi terbaru, spesifikasi besi hollow yang direkomendasikan untuk kolom utama (main post) adalah:

  • Dimensi: 100mm x 100mm (Prioritas Utama) atau minimal 80mm x 80mm.
  • Ketebalan: Minimal 3.0 mm (Toleransi +/- 0.2mm).

Peringatan Ahli: Hindari menggunakan besi hollow dengan ketebalan di bawah 2.0 mm untuk kolom utama. Struktur yang terlalu tipis akan melendut (deflection) saat terkena angin kencang, memberikan tekanan pada kaca tempered yang bisa menyebabkannya pecah (shattering).

Selain besi hollow galvanis, patut mempertimbangkan juga besi hollow hitam Untuk efisiensi anggaran, pantau terus harga holo per batang di distributor resmi. Pastikan Anda memesan panjang besi hollow ukuran 6 meter atau 12 meter yang sesuai dengan cutting list desain Anda untuk meminimalisir sisa potongan (waste).

besi hollow hitam

2. Tiang Lampu: Pipa Bulat vs Kotak

Untuk tiang lampu setinggi 6 meter, Pipa Besi Bulat (Round Pipe) secara teknis lebih unggul dibanding hollow kotak, terutama untuk area outdoor.

  • Aerodinamika: Pipa bulat memecah angin dengan lebih baik, mengurangi beban guncangan pada pondasi hingga 20-30% dibanding tiang kotak.
  • Spesifikasi: Gunakan pipa diameter 3 inci atau 4 inci dengan ketebalan Schedule 40.

Pastikan pipa yang Anda beli terjamin kualitasnya (Pipa Baja untuk Konstruksi Umum) untuk menjamin kekuatan tarik (tensile strength) materialnya. Anda bisa mengecek harga pipa besi Schedule 40 terbaru sebagai referensi penyusunan RAB.

Perlindungan Karat & Instalasi Kaca

Wajib: Hot Dip Galvanized (HDG)

Indonesia beriklim tropis dengan kelembapan tinggi. Cat semprot biasa tidak akan bertahan lama. Anda wajib mensyaratkan proses Hot Dip Galvanizing dengan ketebalan lapisan seng minimal 70-80 mikron. Ini melindungi baja luar-dalam dari karat selama 10-20 tahun.

Detail Sambungan Kaca (Safety Factor)

Jangan pernah menempelkan besi langsung ke kaca. Gunakan bantalan karet EPDM atau Neoprene keras (Shore A 60-70) di antara glass holder dan kaca tempered. Karet ini berfungsi meredam getaran akibat benturan bola, mencegah kaca pecah akibat tegangan struktur.

Analisa Biaya dan ROI (Return on Investment)

Berapa modal yang dibutuhkan? Per tahun 2025, estimasi biaya konstruksi lapangan padel standar (turnkey) berkisar antara Rp 350 Juta hingga Rp 500 Juta per lapangan (Outdoor).

Kabar baiknya, olahraga padel memiliki siklus balik modal yang cepat. Dengan harga sewa rata-rata Rp 300.000/jam dan okupansi moderat, BEP bisa dicapai dalam < 18 bulan.

Berikut simulasi matriks ROI-nya:

Proyeksi ROI Usaha Lapangan Padel
Proyeksi ROI Usaha Lapangan Padel
Data sources: Mega SyariahdetikSportScribd (Proposal Usaha)

Struktur baja memakan porsi sekitar 35-40% dari total biaya. Oleh karena itu, memilih partner distributor besi yang bisa memberikan sertifikat pabrik (Mill Certificate) adalah langkah awal mengamankan kualitas investasi Anda.

Membangun bisnis olahraga padel di tahun ini adalah langkah strategis, namun eksekusinya menuntut presisi teknis. Jangan kompromi pada spesifikasi besi. Ingat, struktur yang kuat bukan hanya soal awet, tapi soal keselamatan pemain dan reputasi bisnis Anda.

Siap memulai proyek lapangan padel Anda?

Pastikan material baja Anda memenuhi standar . Hubungi tim konsultan kami hari ini untuk mendapatkan penawaran besi terbaik untuk proyek Anda!

besi

Baca Juga: Lapangan Padel | Ukuran, Desain, Material Terbaik

Bagikan sekarang