Floordeck | Ukuran dan Cara Hitung agar Hemat Biaya Cor

Floordeck

Pernahkah Anda membayangkan betapa melelahkannya melihat tumpukan kayu bekisting bekas dan “hutan” tiang penyangga bambu yang menyesaki proyek rumah Anda? Tidak hanya membuat area kerja sempit dan kotor, metode konvensional ini sering kali memboroskan anggaran karena kayu-kayu tersebut hanya berakhir menjadi sampah setelah pengecoran selesai. Jika Anda sedang merencanakan renovasi lantai dua atau membangun hunian impian, efisiensi adalah kunci. Di sinilah floordeck hadir sebagai jawaban. Material baja bergelombang ini telah mengubah wajah industri konstruksi Indonesia, menawarkan kecepatan dan kekuatan yang sulit ditandingi oleh metode tradisional.

Namun, hati-hati! Salah pilih jenis material bisa berakibat fatal bagi struktur rumah Anda. Dalam panduan ini, kita akan membedah tuntas apa itu floordeck dan strategi menghitung biaya agar dompet Anda tetap aman.

Apa Itu Floordeck?

Banyak pemula yang salah kaprah. Mereka mengira fungsi material ini hanya sebagai penahan cor-coran basah seperti triplek. Padahal, floordeck adalah komponen struktur ganda yang revolusioner.

Secara teknis, ia bekerja dalam dua fase waktu:

  1. Fase Basah (Bekisting Permanen): Saat beton masih cair, lembaran baja ini menahan beban adukan tanpa perlu banyak tiang penyangga (scaffolding). Area kerja di lantai bawah tetap lega untuk aktivitas tukang lain.
  2. Fase Kering (Tulangan Positif): Ini rahasia utamanya. Setelah beton kering, floordeck menyatu dengan beton dan menggantikan fungsi besi tulangan bagian bawah.

Lihat ilustrasi di bawah ini untuk memahami bagaimana floordeck, shear connector, dan beton bekerja sama membentuk lantai komposit yang kokoh:

Lantai Komposit Floordeck
Lantai Komposit Floordeck

Permukaan floordeck memiliki tekstur timbul (embossment) yang mencengkeram beton layaknya akar pohon mencengkeram tanah. Inilah yang membuat lantai rumah Anda lebih kaku dan minim getaran dibandingkan dak beton biasa.

Mengapa Kontraktor Modern Beralih ke Floordeck?

Mungkin Anda bertanya, “Apakah harganya sebanding?”

Jika Anda hanya membandingkan harga per lembar floordeck dengan per lembar triplek, floordeck memang terlihat mahal di depan. Namun, dalam konstruksi, kita bicara soal biaya total terpasang.

Fakta di lapangan menunjukkan tiga penghematan besar:

  • Hemat Volume Beton 15-25%: Gelombang pada profil floordeck menciptakan rongga udara yang mengurangi volume beton yang perlu Anda beli.
  • Hemat Besi: Anda tidak perlu merakit besi tulangan rangkap dua. Cukup satu lapis wiremesh di bagian atas.
  • Kecepatan Ekstrem: Pemasangan floordeck bisa menghemat waktu pengerjaan plat lantai hingga 4 hari lebih cepat per siklus lantai karena tidak perlu bongkar bekisting.

Panduan Memilih Ukuran Floordeck & Wiremesh

Salah satu jebakan terbesar di toko material adalah ketebalan bahan. Ukuran floordeck yang beredar di pasaran Indonesia sangat bervariasi.

  1. Ketebalan 0.65 mm: Paling murah, tapi hanya disarankan untuk atap dak teras atau kanopi yang tidak diinjak beban berat.
  2. Ketebalan 0.75 mm : Ini adalah standar emas untuk lantai rumah tinggal, ruko, dan kos-kosan. Memberikan keamanan jangka panjang dan jarak bentang balok yang efisien (hingga 2.5 – 3 meter).
  3. Ketebalan 1.00 mm: Digunakan untuk gudang pabrik atau gedung parkir.

Untuk wiremesh, hindari ukuran “banci”. Untuk lantai utama, gunakan Wiremesh M8 (diameter 8mm) SNI. Wiremesh lembaran (sheet) jauh lebih disarankan daripada gulungan (roll) karena lebih lurus dan menjamin posisi besi yang akurat.

Cara Menghitung Kebutuhan Material (Simulasi Sederhana)

Agar tidak “dikadali” mandor atau toko bangunan, Anda bisa menghitung sendiri estimasi kebutuhan material.

Rumus Dasar:

Jumlah Lembar = Panjang Area Cor / Lebar Efektif Floordeck (biasanya 1 meter)

Contoh Kasus:

Anda ingin mengecor lantai kamar berukuran 4 meter x 5 meter.

  • Arah bentang balok terpendek adalah 4 meter. Maka kita pakai floordeck panjang 4 meter.
  • Lebar ruangan adalah 5 meter.
  • Kebutuhan: 5 meter / 1 meter (lebar efektif) = 5 Lembar floordeck ukuran panjang 4 meter.

Jangan lupa, pantau selalu pergerakan harga komoditas. Cek harga bondek per lembar terbaru sebelum membuat RAB. Harga bondek 0.75mm asli biasanya berkisar di angka Rp 130.000 – Rp 150.000 per meter lari (Data estimasi pasar 2025/2026).

Tips Pemasangan Anti-Gagal

Masalah yang sering dikeluhkan pengguna floordeck adalah kebocoran air semen atau lantai yang melendut. Berikut solusinya:

  • Pasang Penyangga Sementara: Meski kuat, bondek 0.75mm tetap butuh penyangga (propping) di tengah bentang saat dicor basah agar tidak melendut. Lepas setelah beton kering (7-14 hari).
  • End Stop Wajib Pasang: Jangan tutup lubang gelombang di ujung lantai dengan kertas semen bekas! Gunakan plat flashing atau end stop khusus agar air semen tidak tumpah dan beton tidak keropos.
  • Shear Connector: Pada balok baja, pastikan paku payung khusus (shear stud) terpasang dengan las yang matang. Ini mengunci lantai agar tidak bergeser saat gempa.

Beralih ke floordeck adalah keputusan investasi cerdas untuk bangunan yang lebih kokoh, cepat, dan efisien. Siap memulai proyek lantai Anda? Pastikan estimasi anggaran Anda akurat. Cek harga wiremesh dan bondek terbaru di katalog kami. Hubungi tim ahli kami untuk konsultasi gratis agar Anda tidak salah beli!

besi
Bagikan sekarang