5 Hal Yang Perlu Disiapkan Sebelum Berkebun

Menurut survei yang diadakan oleh Tokopedia, salah satu dari 5 hobi yang menjadi tren di Indonesia selama pandemi adalah berkebun. Jumlah transaksi pada sub kategori Taman di Tokopedia juga mengalami peningkatan sebanyak 4 kali lipat di tahun 2020. Nur Janah Alsharafi, seorang Psikolog, juga menyatakan bahwa hobi berkebun selama pandemi COVID-19 dapat melepas ketegangan kehidupan dan memperbaiki suasana hati. Mungkin Perkasa Partner juga banyak yang jadi tertarik dengan hobi berkebun selama pandemi, tetapi masih bingung apa saja yang perlu disiapkan sebelum berkebun. Yuk baca artikel di bawah ini untuk mengetahui hal-hal yang perlu disiapkan sebelum berkebun!

Menentukan jenis tanaman yang ingin ditanam

Langkah paling awal yang harus diambil sebelum berkebun adalah Perkasa Partner harus memilih jenis tanaman yang ingin ditanam. Namun, mungkin Anda bimbang karena ada banyak sekali jenis tanaman yang dapat dipilih di Indonesia. Nah, untuk itu, admin menyarankan Perkasa Partner untuk memilih jenis tanaman yang tahan terhadap panas dan tidak mudah diserang hama. Beberapa contoh dari tanaman yang mudah untuk dirawat dan cocok untuk ditanam di iklim tropis adalah: bunga kamboja Jepang (Adenium), tanaman Kamboja, dan bunga Bougenville.

Lahan rumah yang terkena sinar matahari

Langkah kedua yang perlu dilakukan sebelum berkebun adalah Anda harus menyiapkan lahan rumah yang terkena sinar matahari. Hal ini dikarenakan sinar matahari merupakan kebutuhan pokok untuk tanaman karena sinar matahari adalah komponen yang penting dalam proses fotosintesis. Lagipula, beberapa jenis tanaman seperti tanaman pangan membutuhkan panas dari sinar matahari enam sampai delapan jam dalam sehari. Jadi, sebelum memulai berkebun di rumah lebih, admin sarankan Perkasa Partner untuk memastikan terlebih dahulu apakah di rumah ada fasilitas atau lahan yang terpapar sinar matahari selama 6 sampai 8 jam.

Kegigihan dan Kesabaran

Tidak ada hal yang instan di dalam hidup ini. Semua butuh waktu dan proses. Begitu juga dengan berkebun. Menunggu tanaman yang kita tanam hingga berbunga atau berkembang dapat memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, Perkasa Partner yang ingin memulai untuk berkebun harus siap untuk bersabar dan gigih dalam menunggu perkembangan tanaman Anda. Terlebih lagi menurut filosofinya, tanaman yang ditanam itu seharusnya dianggap seperti anak sendiri. Jadi orang yang menanam harus merasa bertanggung jawab atas perkembangan tanaman tersebut. Oleh sebab itu, seperti halnya mendidik anak yang membutuhkan kesabaran, merawat tanaman juga dibutuhkan kesabaran yang ekstra agar bisa berkembang dengan baik.

Buku atau Informasi Yang Membantu

Terutama bagi Perkasa Partner yang masih pemula dalam hal berkebun, kami menyarankan Anda untuk banyak membaca buku atau referensi mengenai berkebun, terutama referensi-referensi yang ditulis oleh para ahli dalam berkebun yang sudah memiliki banyak pengalaman. Hal ini dikarenakan niat atau usaha yang tidak diimbangi dengan pengetahuan dan keahlian yang memadai akan berakhir sia-sia. Jadi jangan malas untuk mencari informasi mengenai tanaman di buku atau internet. Selain itu, Perkasa Partner juga dapat mengikuti forum-forum atau komunitas berkebun di Indonesia yang memberikan wadah untuk bertukar informasi mengenai kegiatan berkebun. Siapa tahu informasi yang ditemukan di sana juga dapat membantu Perkasa Partner dalam berkebun.

Bahan-bahan: Wadah, Bibit, dan Rak

Hal lain yang tidak kalah penting untuk dipersiapkan sebelum memulai aktivitas berkebun adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk berkebun. Bahan pertama yang dimaksud adalah wadah atau pot. Untuk menghemat, Anda tidak perlu membeli pot baru tetapi bisa memanfaatkan wadah-wadah yang ada di rumah. Wadah-wadah bekas yang dimaksud adalah seperti botol bekas, gelas plastik, atau gelas kaca bekas minuman kopi yang pernah Anda beli.

Bahan kedua yang tidak kalah penting adalah bibit. Setelah Anda menentukan jenis tanaman yang ingin ditanam, Anda bisa segera mencari tempat dimana bibit tanaman tersebut dijual dan membelinya. Namun, benih dan bibit tanaman tidak melulu harus beli. Anda juga bisa memanfaatkan benih atau bibit yang ada di rumah (seperti cabai dan jahe). Jadi, sebelum membeli bibit kami menyarankan Anda untuk melihat dan mememeriksa terlebih dahulu adakah bibit atau benih yang bisa di dapat di dapur rumah Anda.

Bahan terakhir yang perlu Anda persiapkan adalah rak untuk menaruh wadah-wadah tanaman Anda. Ada banyak desain rak tanaman yang sekarang lagi hits di kalangan anak muda. Salah satunya adalah rak tanaman model minimalis yang terbuat dari besi hollow. Rak besi hollow ini sangat diminati karena besi hollow cenderung kuat dan tahan lama. Besi hollow juga memiliki ketahanan terhadap berbagai cuaca, jadi meskipun harus berada di bawah sinar matahari selama berjam-jam, besi hollow tidak akan rusak.

Sumber gambar: SMcollege

Baca juga: Mengenal Spesifikasi, Jenis, dan Ukuran Besi Hollow

Jadi, bagaimana Perkasa Partner? Hal-hal apa saja yang sudah Perkasa Partner siapkan untuk berkebun? Bila membutuhkan besi hollow untuk membuat rak tanaman, segera konsultasikan kebutuhan Anda kepada tim kami ya untuk mendapatkan harga yang terbaik!

back to top