Blog SMS Perkasa: Baca Berita Industri Besi dan Baja Terkini

kategori: industri besi baja

Efek COVID-19: Kinerja Industri Baja ASEAN

Industri Baja ASEAN by malaymail.com

Pekan lalu, South East Asia Iron and Steel Institute (SEAISI) merilis laporan mengenai kinerja industri besi dan baja di ASEAN pada tahun 2019 hingga awal tahun 2020, berkenaan dengan dampak yang ditimbulkan oleh COVID-19. Kawasan Asia Tenggara dengan emerging economynya memiliki tingkat konsumsi baja yang terus naik secara signifikan dan mencapai hingga 80 miliar ton

Ekspor Besi dan Baja Indonesia Melesat

Ekspor Besi dan Baja Melesat

Meski ekonomi Indonesia sedang penuh ketidakpastian akibat pandemi COVID-19, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mantap menyebut ekspor besi dan baja turut membantu ekonomi Indonesia yang sedang runyam. Daftar Isi Penurunan 6 Sektor Kontributor Utama PDBKonsumsi dan Investasi Turut MelemahEkspor Besi dan Baja Bantu Ekonomi IndonesiaEkspor Besi dan Baja Didominasi Produksi Smelter

Dampak COVID-19 pada Industri Besi Baja Global

Dampak COVID-19 pada industri besi baja

COVID-19 benar-benar mengacaukan ekonomi dunia dan meninggalkan ketidakpastian selama berbulan-bulan terakhir ini tanpa persiapan. Wajar saja, sudah hampir seratus tahun lebih negara-negara di dunia tidak pernah berurusan dengan wabah semacam ini. Pandemi terakhir yang dihadapi oleh seluruh negara terjadi antara tahun 1918-1920, saat Flu Spanyol muncul di Afrika Barat & Prancis dan menyebar hampir ke

Pengaruh Coronavirus pada Industri Baja

Pengaruh Coronavirus pada Industri Baja

Penyebaran coronavirus benar-benar memengaruhi banyak industri, salah satunya adalah industri baja. Permintaan baja di berbagai negara cenderung rendah dan meningkatnya ancaman impor murah dari Cina, Jepang, dan Korea Selatan membuat kepanikan dalam industri dalam negeri di beberapa negara. Kondisi ini salah satunya telah memicu dan memaksa produsen dalam negeri untuk melakukan pertimbangan pemangkasan produksi dalam

Krakatau Steel Ajukan Petisi Anti-Dumping Baja Cina

Petisi Anti-dumping Baja Cina

Senin, 17 Februari lalu, Krakatau Steel secara resmi mengajukan petisi anti-dumping baja Cina terhadap plat maupun gulungan hot-rolled (HRC/P) kepada Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI). Menanggapi hal ini, KADI juga telah mengirimkan pemberitahuan petisi ini kepada pemerintah Cina. Melindungi Industri Baja Lokal Perlu diketahui, petisi ini adalah kali pertama industri lokal Indonesia mengajukan petisi anti-dumping terhadap

Cegah Bangkrut, Utang Krakatau Steel Direkstrukturisasi

Restrukturisasi Utang Krakatau Steel

Usaha Silmy Karim untuk merestrukturisasi utang Krakatau Steel nampak membuahkan hasil. Perusahaan BUMN ini akhirnya mendapatkan persetujuan dari para kreditornya untuk merestrukturisasi pinjaman sebesar $USD 2 milyar atau setara 27 triliun rupiah. Kebijakan yang diambil, di antara perubahan-perubahan lain, adalah penjadwalan ulang pembayaran ke tahun 2027 untuk membangun kembali Krakatau Steel yang sempat terjegal utang

2020: Industri Baja Indonesia Kian Optimis

Industri Baja Indonesia 2020

Lesunya industri baja Indonesia di tahun 2019 membuat banyak perusahaan yang terikat dengan industri ini mengalami perekonomian yang lambat. Terpilihnya kembali Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia untuk periode ini membangkitkan kembali harapan pelaku industri baja untuk 2020 yang lebih menjanjikan. Bisa dibilang, di tahun ini industri ini lebih optimis dengan kenaikan permintaan baja. Bagi Indonesia,

Konstruksi Meledak, Permintaan Baja Indonesia Naik

Permintaan Baja Indonesia pada Sektor Konstruksi

Setelah kemarin kami merangkum permintaan baja ASEAN-6, termasuk Indonesia; kini bagaimana dengan perkiraan permintaan baja di tahun-tahun ke depan? Meski Presiden Jokowi telah menyatakan bahwa dalam lima tahun ke depan bahwa Indonesia akan berfokus pada peningkatan investasi, namun nyatanya sektor konstruksi Indonesia masih aktif berkembang. Informasi yang dirilis oleh Platts memperkirakan bahwa di tahun 2024,

Merangkum Permintaan Baja ASEAN-6 di S1 2019

Permintaan Baja ASEAN-6

Masih ingat soal prediksi Worldsteel soal meningkatnya permintaan baja pada wilayah ASEAN, Cina, dan India? Yaaap, prediksi tersebut sama sekali tidak keliru. SEAISI baru-baru ini merilis laporan mengenai perdagang baja di negara ASEAN-6 di semester pertama 2019. ASEAN-6 merupakan 6 negara di Asia Tenggara yang terdiri dari Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Keenam

India Gencarkan Ekspor ke Indonesia dan Vietnam

Ekspor India ke Indonesia dan Vietnam

Akhir tahun ini, India sedang gencar-gencarnya mengekspor produk slab mereka ke negara-negara Asia lainnya, diantaranya adalah Cina dan Indonesia. Salah satu pabrik India telah berhasil menjual 40.000 ton slab dengan kisaran harga $USD376/ton CFR ke Indonesia untuk pengiriman di bulan Desember. Sedangkan di Cina, mereka berhasil mengekspor dua kargo slab 20.000 ton seharga $USD370/ton CFR

back to top