RISHA | Teknologi Konstruksi Tahan Gempa dan Peluang Proyek

Risha

Bayangkan sebuah struktur beton yang tidak melawan gempa, melainkan “menari” bersamanya. Di saat bangunan konvensional retak atau runtuh akibat kaku menahan guncangan, teknologi risha (Rumah Instan Sederhana Sehat) justru didesain untuk bergoyang.

Di tahun 2026 ini, RISHA bukan lagi sekadar solusi rumah murah. Dengan dimulainya program nasional sekolah rakyat Tahap II yang menargetkan ratusan lokasi di daerah 3T, pemahaman mendalam tentang teknologi ini menjadi aset wajib bagi kontraktor, konsultan, dan supplier bahan bangunan. Artikel ini akan membedah tuntas apa itu bangunan risha, mulai dari koreksi spesifikasi teknis yang sering salah kaprah, analisis biaya real di lapangan, hingga peluang bisnisnya.

Bedah Anatomi: Spesifikasi Teknis yang Sering Salah

Banyak artikel di internet memberikan info yang keliru mengenai dimensi panel. Sebagai panduan akurat bagi perakit struktur bangunan risha, berikut adalah spesifikasi standar Puslitbangkim PUPR yang wajib Anda pegang:

Sistem RISHA terdiri dari 3 komponen utama yang dirakit menggunakan sistem dry joint (mur-baut), tanpa semen basah pada sambungan utamanya:

  1. Panel P1 (Struktur Utama):
    • Fungsi: Balok dan Kolom.
    • Dimensi: 120 x 30 x 10 cm.
    • Berat: ~48 kg.
  2. Panel P2 (Struktur Sudut): Perhatikan ukurannya!
    • Fungsi: Kolom Sudut (Corner).
    • Dimensi: 120 x 20 x 10 cm. (Lebih ramping dari P1 untuk mengakomodasi pertemuan dinding).
    • Berat: ~38 kg.
  3. Panel P3 (Simpul):
    • Fungsi: Pengunci/Joint antar elemen.
    • Dimensi: 30 x 30 x 10 cm.

Kualitas Besi: Tulang Punggung RISHA

Beton hanyalah “daging”. Kekuatan sejati panel ini ada pada tulangannya. Panel RISHA wajib menggunakan besi tulangan diameter 8mm (polos) untuk tulangan utama dan 6mm untuk sengkang.

Namun, untuk Kolom Ampig (kolom praktis tambahan untuk dinding bata) dan Angkur Pondasi yang menahan panel agar tidak terlempar saat gempa, spesifikasi minimalnya lebih tinggi. Anda wajib menggunakan besi diameter 10mm full SNI. Jangan ambil risiko dengan besi banci. Cek harga besi 10 panjang 12 meter terbaru untuk memastikan estimasi biaya angkur pondasi Anda akurat dan aman.

besi beton sni

Peluang 2026: Proyek “Sekolah Rakyat” Tahap II

Tahun ini adalah momentum emas. Pemerintah melalui Kementerian PUPR dan Kemendikbudristek telah meluncurkan sekolah rakyat Tahap II dengan target penyelesaian Juni 2026.

Mengapa ini penting bagi Anda?

  • Anggaran Masif: Alokasi APBN mencapai Rp 26,24 Triliun untuk pembangunan fisik di 104 lokasi.
  • Wajib RISHA: Spesifikasi teknis mewajibkan penggunaan teknologi pracetak modular (RISHA) karena kecepatan konstruksinya. Struktur sekolah bisa berdiri hanya dalam 1-2 minggu, memungkinkan siswa segera belajar.
  • Syarat Aplikator: Tender ini mensyaratkan pelaksana memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) minimal Jenjang 3 hingga Jenjang 6 khusus pracetak.

Jika Anda adalah kontraktor, pastikan Anda bermitra dengan perakit struktur bangunan risha yang bersertifikat. Jika Anda supplier, pastikan stok harga besi beton Anda siap untuk menyuplai kebutuhan fabrikasi panel massal ini.

Analisis Biaya Jujur: Murah atau Mahal?

Mari bicara angka real di lapangan, bukan sekadar brosur marketing.

  • Biaya Rangka (Struktur Saja): Berkisar Rp 1,2 – 1,5 Juta per m². Ini lebih mahal sedikit dari struktur batako asal jadi, TAPI jauh lebih presisi.
  • Biaya Rumah Jadi (All-in): Berkisar Rp 2,8 – 3,5 Juta per m² untuk spesifikasi standar (keramik 40×40, plafon gypsum, atap baja ringan).

Di mana letak hematnya?

Hematnya ada di WAKTU dan TENAGA KERJA. Membangun rumah tipe 36 konvensional butuh 4 tukang selama 1,5 bulan. Dengan RISHA, struktur berdiri dalam 2 hari, dan finishing selesai dalam 3 minggu. Penghematan man-days inilah yang membuat biaya total proyek lebih efisien.

Tantangan & Solusi (Wajib Tahu Sebelum Bangun)

Sebagai bentuk transparansi, Anda perlu mengantisipasi dua kelemahan umum bangunan risha:

  1. Potensi Bocor di Sambungan: Karena sistem dry joint, celah antar panel bisa menjadi jalan air tampias.
    • Solusi: Gunakan sealant Polyurethane (PU) berkualitas pada sambungan luar, atau lapisi dinding luar dengan plesteran/acian waterproof.
  2. Dinding Retak Rambut: Getaran mikro pada struktur modular bisa menyebabkan retak pada plesteran dinding bata.
    • Solusi: Gunakan wiremesh atau kawat ayam pada pertemuan panel beton dan dinding bata sebelum diplester. Pastikan juga angkur besi 10mm terpasang kuat setiap jarak vertikal 40-50 cm.

RISHA adalah bukti evolusi konstruksi Indonesia. Baik untuk rumah tinggal pribadi maupun proyek strategis seperti sekolah rakyat, teknologi ini menawarkan kepastian struktur di tengah ketidakpastian alam.

Kuncinya ada pada kepatuhan spesifikasi. Jangan korupsi ukuran besi tulangan dan jangan asal pilih aplikator.

Siap mensuplai proyek RISHA Anda? Pastikan pondasi dan panel Anda diperkuat dengan baja terbaik. Hubungi kami untuk konsultasi dan penawaran besi beton SNI terlengkap.

besi beton sni
Bagikan sekarang