Konstruksi Lantai Gudang Industri | Kuat, Halus, dan Berstandar SNI

Konstruksi Lantai Gudang

Pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi jika pusat distribusi raksasa memiliki alas yang retak atau tidak rata? Dalam lanskap industri, lantai gudang bukan sekadar pijakan statis, melainkan aset produktivitas yang menentukan kecepatan alur logistik dan keselamatan operasional. Struktur ini harus mampu menopang sistem rak tinggi dan lalu lintas alat berat (MHE) yang bekerja tanpa henti.

Bagi pemilik bisnis, kontraktor, hingga tim procurement, memahami seluk-beluk konstruksi lantai gudang adalah kunci efisiensi jangka panjang. Masalah klasik seperti permukaan berdebu (dusting), keretakan struktural, hingga lantai amblas sering kali berakar pada persiapan lahan yang tidak maksimal atau material yang di bawah standar. Artikel ini memberikan solusi teknis mendalam untuk membangun lantai yang tangguh terhadap beban masif namun tetap halus sempurna.

Perencanaan Beban: Fondasi Sebelum Pengecoran

Lantai industri harus dirancang untuk memikul tiga kategori beban utama: beban titik (point load) dari kaki rak, beban garis (line load) dari dinding partisi, dan beban dinamis dari roda forklift. Kegagalan menganalisis beban ini berisiko menyebabkan delaminasi atau pengelupasan beton di kemudian hari.

Persiapan Lahan dan Material: Standar SNI

Kualitas lantai beton sangat bergantung pada lapisan di bawahnya. Tanah dasar (subgrade) harus dipadatkan hingga mencapai kepadatan maksimal sesuai SNI 1742:2008. Gunakan lapisan vapor barrier berupa plastik tebal minimal 0,6 mm untuk mencegah uap air tanah naik yang bisa merusak lapisan finishing.

Penguatan Struktural dengan Wiremesh M8

Untuk distribusi beban yang merata dan efisiensi waktu, penggunaan wiremesh m8 sangat direkomendasikan. Berbeda dengan besi batangan, wiremesh siap pasang menghemat waktu pelaksanaan hingga 3-5 hari untuk area luas.

Pastikan wiremesh dipasang dengan overlap (tumpang tindih) minimal 15-20 cm antar lembaran agar ikatan struktur tidak terputus saat menerima beban. Selain itu, perhatikan standar terbaru SNI 2052:2024 untuk besi penunjang lainnya. Standar baru ini menghapus kelas BjTS 420A dan menetapkan BjTS 420B sebagai standar tulangan sirip yang lebih tangguh. Bagi tim anggaran, memantau harga besi 8 panjang 12 meter yang memenuhi standar TP 280 tetap krusial untuk elemen sengkang atau tie bar.

Bagaimana Supaya Lantai Gudang Halus? Rahasia Finishing

Permukaan yang kasar atau bergelombang akan menghambat mobilitas forklift. Jawaban atas pertanyaan bagaimana supaya lantai gudang halus terletak pada dua teknik utama:

  1. Floor Hardener (Dry Shake): Bubuk pengeras lantai ditaburkan saat beton mulai mengeras (jejak kaki sedalam 3-5 mm). Proses troweling mesin akan menutup pori-pori beton, meningkatkan ketahanan abrasi, dan mencegah timbulnya debu semen (anti-dusting).
  2. Epoxy Coating: Untuk gudang yang membutuhkan standar higienis (farmasi/makanan), aplikasi epoxy memberikan lapisan kedap air dan tahan bahan kimia. Ingat, beton harus diawetkan (curing) minimal 28 hari sebelum aplikasi epoxy agar cat tidak melepuh.

Keberlanjutan: Menuju Industri Hijau

Sesuai dengan Permenperin No. 28 Tahun 2025, industri konstruksi kini didorong untuk mengadopsi prinsip Industri Hijau. Penggunaan material prefabrikasi dan semen rendah karbon bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan regulasi. Lantai gudang yang dirancang dengan material ramah lingkungan tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga memiliki nilai jual properti yang lebih tinggi di masa depan.

Jadi, investasi pada lantai gudang berkualitas adalah keputusan strategis untuk menghindari kerugian operasional di masa depan. Dengan memadukan persiapan lahan yang padat, penggunaan wiremesh m8 berstandar SNI 2052:2024, serta teknik finishing yang presisi, Anda menjamin kelancaran bisnis dan keamanan aset Anda.

Dapatkan material besi beton dan wiremesh bersertifikat SNI terbaru untuk proyek Anda. Hubungi tim Ahli kami sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik sekarang juga!

besi
Bagikan sekarang