WASPADA PENIPUAN yang mengatasnamakan SMS Perkasa! Transaksi sah HANYA ke rekening a/n PT. Sumber Makmur Surya Perkasa. Cek selengkapnya Di sini

Tips Membangun Rumah Lantai 1

Tips membangun rumah 1 lantai

Membangun rumah minimalis adalah solusi realistis bagi keluarga muda yang ingin memiliki hunian sendiri dengan anggaran terbatas. Namun, memangkas biaya pembangunan bukan berarti Anda boleh mengorbankan keamanan jangka panjang. Banyak pemilik rumah yang terjebak menekan budget material dasar, yang pada akhirnya justru memicu risiko fatal seperti keretakan dinding atau kegagalan pondasi. Agar proyek hunian Anda berjalan lancar, efisien, dan memiliki daya tahan yang kokoh, berikut adalah tips membangun rumah lantai 1 yang wajib Anda perhatikan sebelum mulai menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

1. Matangkan Perencanaan Desain dan Layout Ruang

Perencanaan membangun rumah
Perencanaan membangun rumah

Sebelum material pertama dibeli, pastikan Anda memiliki cetak biru (blueprint) dan layout yang jelas. Rumah lantai satu sangat bergantung pada efisiensi ruang. Memilih konsep open space (minim sekat dinding permanen) dapat menjadi strategi jitu untuk menghemat volume material seperti batu bata, semen, plesteran, sekaligus menekan biaya upah tukang. Rencana yang matang akan menjadi acuan utama untuk menjaga pengeluaran tetap sesuai anggaran awal.

2. Manfaatkan Lahan Tersedia Secara Multifungsi

lahan rumah
Memanfaatkan lahan rumah untuk dibuat sebuah ruangan yang multifungsi

Ukur dan evaluasi lahan Anda secara akurat sebelum menentukan zonasi ruangan. Rencanakan pengembangan area di masa depan sejak awal, misalnya jika Anda berencana menyisakan lahan untuk garasi kendaraan, area cuci jemur, atau taman minimalis di teras. Pemanfaatan lahan yang terencana akan mencegah terjadinya pembongkaran struktur di kemudian hari (rework) yang kerap membuat biaya proyek membengkak

3. Perhatikan Kekuatan Struktur dan Kolom Praktis

Ada asumsi keliru yang sering beredar bahwa rumah satu lantai tidak memerlukan struktur besi yang kuat. Faktanya, ketahanan rumah terhadap beban dan guncangan tetap bertumpu pada pondasi, sloof, kolom praktis, dan ring balk.

  • Besi Beton Polos (BJTP): Memiliki sifat yang lentur dan mudah ditekuk, besi beton polos umumnya sangat ideal digunakan sebagai sengkang atau begel untuk mengikat tulangan utama pada kolom praktis rumah Anda.
  • Besi Beton Ulir (BJTS): Untuk tulangan utama yang menahan beban tarik lebih besar, penggunaan diameter besi (baik polos maupun ulir) harus tetap mengikuti perhitungan beban struktur dari ahli atau pengawas proyek.

Baca Panduan Lengkap: Ingin tahu lebih detail mengenai perbedaan mekanis dan cara mengukur toleransi baja tulangan? Pelajari di panduan edukasi kami: Apa itu Besi Beton? Mengenal Fungsi, Jenis Polos dan Ulir Standar SNI.

4. Kurangi Penggunaan Furnitur Kustom (Built-in)

Furniture built-in
Furniture built-in

Furnitur built-in memang terlihat rapi dan bisa disesuaikan dengan keinginan, namun pemasangannya membutuhkan jasa tukang khusus yang tarifnya lebih tinggi dan waktu pengerjaan yang lebih lama. Jika Anda bekerja dengan budget ketat, prioritaskan penggunaan furnitur ready stock (siap pakai) yang fungsional. Selain harganya lebih terukur, furnitur biasa lebih mudah dipindahkan jika Anda ingin menata ulang ruangan di masa depan.

5. Gunakan Besi Beton SNI untuk Menghindari Risiko “Besi Banci”

Besi beton SNI
Besi beton SNI yang memiliki toleransi akurat

Kunci paling krusial dalam membangun rumah adalah tidak berkompromi dengan material sub-standar. Di pasaran, sering beredar material non-SNI atau “besi banci” yang ukuran diameter dan panjangnya dikurangi secara ilegal demi harga murah.

Menggunakan “besi banci” sangat berisiko membuat struktur bangunan menjadi getas dan rentan retak. Pastikan Anda selalu memilih material besi beton yang memiliki marking warna, cetakan emboss merek, dan toleransi ukuran yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). 

Kami sangat menyarankan Perkasa Partner untuk menggunakan besi beton SNI. kenapa harus SNI? Karena Standar Nasional Indonesia yang diterapkan pada material besi ini sebenarnya sangat membantu kita sebagai pengguna untuk hati-hati dalam memilih besi beton yang berkualitas. Sehingga kita harusnya lebih paham, bahwa yang murah tidak selalu lebih baik. Jadi kalau sedang mencari besi beton, Perkasa Partner sekarang tau harus memilih yang mana, ya!

Anyway, Perkasa Partner bisa mengecek tabel berat besi beton dan update harga terbaru di halaman website kami. Jika Perkasa Partner ingin membeli besi beton, jangan ragu untuk segera konsultasikan kebutuhan Anda kepada tim sales kami 🙂

Bagikan sekarang